Berita Bola - Hasil sementara Kualifikasi Piala Dunia 2014 diberbagai zona (konfenderasi) membuat sejumlah negara unggulan terancam tidak lolos. Sejumlah negara dengan tradisi sepakbola dunia sekaligus menjadi tim unggulan terancam gagal lolos ke Piala Dunia 2014 mendatang.
Dari zona Eropa tercatat ada Inggris, Prancis dan Portugal yang masih terseok-seok di fase kualifikasi. Sedangkan di Amerika Selatan, Uruguay masih belum sanggup masuk zona aman.
Peluang memang masih belum tertutup buat mereka. Karena selain masih ada beberapa laga sisa, tim-tim itu juga bisa memanfaatkan jalur playoff untuk bisa ikut serta pada perhelatan akbar di Brasil.
Tapi, opsi itu pasti bukan yang mereka inginkan. Kalau bisa lolos langsung, buat apa membuang tenaga dan waktu dengan tampil di playoff?
Inggris Tetap Optimistis
Dari enam kali bertanding, Inggris kini harus rela tertahan di posisi 2 klasemen sementara Grup H. The Three Lions terpaut 2 poin dari sang pemuncak Montenegro (14 poin).
Penampilan The Three Lions, juga banyak dikritik. Mereka dinilai tidak mampu tampil konsisten. Terbukti dari enam laga, skuad besutan Roy Hodgson cuma mampu meraih tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pada duel terakhir melawan Montenegro, Inggris yang mencetak gol lebih dulu di menit 6 lewat Wayne Rooney, tidak mampu mempertahankan keunggulan. Dalam laga yang dilangsungkan di stadion Podgorica City, Selasa, 26 Maret 2013 itu, tuan rumah mampu membalas di menit 76 melalui Dejan Damjanovic, sekaligus mempertahankan hasil imbang 1-1 sampai wasit meniup peluit panjang.
Meskipun hasil itu bukan yang diharapkan, manajer Roy Hodgson tidak kecewa dengan penampilan tim asuhannya. Dia pun mengaku tetap optimistis Union Jack sanggup lolos ke putaran final Piala Dunia dengan memaksimalkan 4 laga tersisa.
"Saya pikir kami telah bermain bagus. Mereka bermain bagus di babak kedua dan menggagalkan kemenangan kami. Namun, kami tak boleh terlalu kecewa dengan hasil imbang di sini," kata Hodgson.
"Kami memiliki tiga dari empat laga terakhir di kandang. Pesaing akan datang ke kandang kami, maka kita lihat apa yang akan terjadi," ungkap pria 65 tahun itu.
Nasib Prancis, Portugal dan Uruguay
Ada tiga tim yang sama-sama punya kans lolos dari Grup F zona Eropa. Rusia kini menjadi pemuncak dengan koleksi 12 poin, sementara Israel dan Portugal membuntuti di posisi 2 dan 3 dengan sama-sama mengantongi 11 poin.
Portugal yang awalnya dijagokan, menerima fakta kalau mereka sangat tidak aman dan harus bisa memaksimalkan empat laga tersisa. Itu pun Cristiano Ronaldo cs juga masih harus berdoa agar si pemuncak klasemen terpeleset dalam beberapa laga.
Apalagi, Rusia kini baru turun bermain sebanyak empat kali. Dan tim asuhan Fabio Capello itu selalu meraih kemenangan.
Untuk Prancis, mungkin masalah mereka tidak sepelik Portugal yang wajib bersaing dengan dua tim lain untuk meraih tiket lolos langsung ke Piala Dunia. Hanya saja rival tunggal Les Bleus bukan tim sembarangan.
Mereka harus menyingkirkan sang juara dunia sekaligus juara Eropa, Spanyol yang usai laga kemarin sukses menggeser tim asuhan Didier Deschamps dari puncak klasemen. La Roja sekarang unggul satu poin atas Perancis (10 poin) berkat kemenangan 1-0 di laga terakhir atas rival terdekatnya itu.
Dari zona Amerika Selatan, Uruguay kini sedang mengalami krisis. Dengan koleksi 13 poin, tim peringkat 4 di Piala Dunia 2010 lalu itu hanya sanggup parkir di tempat 6 klasemen sementara.
Target paling realistis bagi Uruguay yang sudah tampil 11 kali di fase kualifikasi yakni menempati posisi 4 klasemen atau merebut tiket playoff. Le Celeste harus menyingkirkan Chile serta Venezuela yang secara berurutan menempati dua posisi di atas mereka itu secara berurutan.
Jalan Mulus Swiss dan Bosnia
Berbeda dengan tiga negara sepakbola terkemuka di Eropa tadi, perjalanan dua tim medioker: Swiss dan Bosnia Herzegovina menuju ke Piala Dunia 2014 terbilang cukup mulus sejauh ini. Dua tim itu sekarang memuncaki klasemen sementara Grup E dan G, grup yang terbilang "lemah."
Swiss telah mengumpulkan 11 poin dari 5 kali penampilan. Mereka memimpin dua poin atas pesaing terdekat Albania dan Islandia.
Memang bukan keunggulan yang signifikan, mengingat masih ada lima laga tersisa. Tapi menilik performa, Stephan Lichtsteiner dan kawan-kawan juga tak bisa diremehkan. Mereka sukses mengantongi tiga kemenangan dan dua hasil seri. Selain itu Scweizer Nati juga baru kebobolan satu kali sampai saat ini.
Untuk Bosnia, tidak hadirnya negara jawara sepakbola di Grup G telah memberikan keuntungan. Edin Dzeko cs sejauh ini memimpin dengan 13 poin. Mereka unggul tiga poin atas pesaing terdekatnya Yunani.
Tapi, patut dicatat, Bosnia bukan semata-mata mengandalkan keberuntungan hasil undian grup. Secara penampilan mereka juga sangat membanggakan. Lima laga telah dilakoni, empat di antaranya berakhir dengan kemenangan dan satu lainnya berujung seri. Bosnia juga telah mengoleksi 18 gol dan baru kebobolan tiga kali.
Intinya kini, fase kualifikasi Piala Dunia belum usai. Masih ada beberapa laga yang bisa dimanfaatkan oleh tim-tim untuk memutarbalikkan keadaan.
Bisa jadi tim yang sekarang terseok-seok malah bangkit dan merebut tiket ke babak utama. Sebaliknya, tim yang berada di puncak malah lengah sehingga kans mereka menguap begitu saja.
Dari zona Eropa tercatat ada Inggris, Prancis dan Portugal yang masih terseok-seok di fase kualifikasi. Sedangkan di Amerika Selatan, Uruguay masih belum sanggup masuk zona aman.
Peluang memang masih belum tertutup buat mereka. Karena selain masih ada beberapa laga sisa, tim-tim itu juga bisa memanfaatkan jalur playoff untuk bisa ikut serta pada perhelatan akbar di Brasil.
Tapi, opsi itu pasti bukan yang mereka inginkan. Kalau bisa lolos langsung, buat apa membuang tenaga dan waktu dengan tampil di playoff?
Inggris Tetap Optimistis
Dari enam kali bertanding, Inggris kini harus rela tertahan di posisi 2 klasemen sementara Grup H. The Three Lions terpaut 2 poin dari sang pemuncak Montenegro (14 poin).
Penampilan The Three Lions, juga banyak dikritik. Mereka dinilai tidak mampu tampil konsisten. Terbukti dari enam laga, skuad besutan Roy Hodgson cuma mampu meraih tiga kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pada duel terakhir melawan Montenegro, Inggris yang mencetak gol lebih dulu di menit 6 lewat Wayne Rooney, tidak mampu mempertahankan keunggulan. Dalam laga yang dilangsungkan di stadion Podgorica City, Selasa, 26 Maret 2013 itu, tuan rumah mampu membalas di menit 76 melalui Dejan Damjanovic, sekaligus mempertahankan hasil imbang 1-1 sampai wasit meniup peluit panjang.
Meskipun hasil itu bukan yang diharapkan, manajer Roy Hodgson tidak kecewa dengan penampilan tim asuhannya. Dia pun mengaku tetap optimistis Union Jack sanggup lolos ke putaran final Piala Dunia dengan memaksimalkan 4 laga tersisa.
"Saya pikir kami telah bermain bagus. Mereka bermain bagus di babak kedua dan menggagalkan kemenangan kami. Namun, kami tak boleh terlalu kecewa dengan hasil imbang di sini," kata Hodgson.
"Kami memiliki tiga dari empat laga terakhir di kandang. Pesaing akan datang ke kandang kami, maka kita lihat apa yang akan terjadi," ungkap pria 65 tahun itu.
Nasib Prancis, Portugal dan Uruguay
Ada tiga tim yang sama-sama punya kans lolos dari Grup F zona Eropa. Rusia kini menjadi pemuncak dengan koleksi 12 poin, sementara Israel dan Portugal membuntuti di posisi 2 dan 3 dengan sama-sama mengantongi 11 poin.
Portugal yang awalnya dijagokan, menerima fakta kalau mereka sangat tidak aman dan harus bisa memaksimalkan empat laga tersisa. Itu pun Cristiano Ronaldo cs juga masih harus berdoa agar si pemuncak klasemen terpeleset dalam beberapa laga.
Apalagi, Rusia kini baru turun bermain sebanyak empat kali. Dan tim asuhan Fabio Capello itu selalu meraih kemenangan.
Untuk Prancis, mungkin masalah mereka tidak sepelik Portugal yang wajib bersaing dengan dua tim lain untuk meraih tiket lolos langsung ke Piala Dunia. Hanya saja rival tunggal Les Bleus bukan tim sembarangan.
Mereka harus menyingkirkan sang juara dunia sekaligus juara Eropa, Spanyol yang usai laga kemarin sukses menggeser tim asuhan Didier Deschamps dari puncak klasemen. La Roja sekarang unggul satu poin atas Perancis (10 poin) berkat kemenangan 1-0 di laga terakhir atas rival terdekatnya itu.
Dari zona Amerika Selatan, Uruguay kini sedang mengalami krisis. Dengan koleksi 13 poin, tim peringkat 4 di Piala Dunia 2010 lalu itu hanya sanggup parkir di tempat 6 klasemen sementara.
Target paling realistis bagi Uruguay yang sudah tampil 11 kali di fase kualifikasi yakni menempati posisi 4 klasemen atau merebut tiket playoff. Le Celeste harus menyingkirkan Chile serta Venezuela yang secara berurutan menempati dua posisi di atas mereka itu secara berurutan.
Jalan Mulus Swiss dan Bosnia
Berbeda dengan tiga negara sepakbola terkemuka di Eropa tadi, perjalanan dua tim medioker: Swiss dan Bosnia Herzegovina menuju ke Piala Dunia 2014 terbilang cukup mulus sejauh ini. Dua tim itu sekarang memuncaki klasemen sementara Grup E dan G, grup yang terbilang "lemah."
Swiss telah mengumpulkan 11 poin dari 5 kali penampilan. Mereka memimpin dua poin atas pesaing terdekat Albania dan Islandia.
Memang bukan keunggulan yang signifikan, mengingat masih ada lima laga tersisa. Tapi menilik performa, Stephan Lichtsteiner dan kawan-kawan juga tak bisa diremehkan. Mereka sukses mengantongi tiga kemenangan dan dua hasil seri. Selain itu Scweizer Nati juga baru kebobolan satu kali sampai saat ini.
Untuk Bosnia, tidak hadirnya negara jawara sepakbola di Grup G telah memberikan keuntungan. Edin Dzeko cs sejauh ini memimpin dengan 13 poin. Mereka unggul tiga poin atas pesaing terdekatnya Yunani.
Tapi, patut dicatat, Bosnia bukan semata-mata mengandalkan keberuntungan hasil undian grup. Secara penampilan mereka juga sangat membanggakan. Lima laga telah dilakoni, empat di antaranya berakhir dengan kemenangan dan satu lainnya berujung seri. Bosnia juga telah mengoleksi 18 gol dan baru kebobolan tiga kali.
Intinya kini, fase kualifikasi Piala Dunia belum usai. Masih ada beberapa laga yang bisa dimanfaatkan oleh tim-tim untuk memutarbalikkan keadaan.
Bisa jadi tim yang sekarang terseok-seok malah bangkit dan merebut tiket ke babak utama. Sebaliknya, tim yang berada di puncak malah lengah sehingga kans mereka menguap begitu saja.
