Berita Bola - Pasca kekalahan dari Arab Saudi 1-2, peluang Indonesia untuk lolos ke Piala Asia 2015 kian terancam, kelahan ini merupakan kekalahan kedua Timnas yang membuat Timnas berada di posisi terbawah Klasemen Sementara Grup C Pra Piala Asia dibawah Arab Saudi, Irak dan China. Namun, optimisme tetap ada di skuad Garuda, mengingat masih ada 4 pertandingan sisa di grup ini yang akan dilakoni Timnas kedepan.
Di partai pertama, Indonesia menghadapi Irak dan menelan kekalahan 0-1. Menjamu Arab Saudi di laga kedua, Sabtu (23/3/2013), Indonesia kembali gagal mendapatkan poin karena kalah dengan skor 1-2.
Hasil-hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi terbawah Grup C dengan poin nol. Puncak klasemen saat ini dipegang Arab Saudi yang punya enam poin, disusul China dan Irak yang masing-masing mengumpulkan tiga poin.
Indonesia masih punya empat laga tersisa untuk memperjuangkan satu tempat di putaran final. Laga selanjutnya adalah menjamu China, 15 Oktober 2013 mendatang.
"Dengan masa persiapan yang cukup, saya harus katakan kita masih punya kans," seru Rahmad.
"Syaratnya kita bersiap dengan lebih baik, dengan ujicoba-ujicoba internasional, sehingga mengembalikan kepercayaan diri pemain, menambah pengalaman pemain," sambung pria yang juga melatih Arema Indonesia ini.
"Materi pemain kita bisa bersaing. Tadi kita menciptakan banyak peluang kok, Arab Saudi juga beberapa kali kesulitan menghadapi serangan-serangan kita dan permainan kita. Walaupun kita bermain tidak seperti dalam tim yang ideal," katanya.
Hasil-hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi terbawah Grup C dengan poin nol. Puncak klasemen saat ini dipegang Arab Saudi yang punya enam poin, disusul China dan Irak yang masing-masing mengumpulkan tiga poin.
Indonesia masih punya empat laga tersisa untuk memperjuangkan satu tempat di putaran final. Laga selanjutnya adalah menjamu China, 15 Oktober 2013 mendatang.
"Dengan masa persiapan yang cukup, saya harus katakan kita masih punya kans," seru Rahmad.
"Syaratnya kita bersiap dengan lebih baik, dengan ujicoba-ujicoba internasional, sehingga mengembalikan kepercayaan diri pemain, menambah pengalaman pemain," sambung pria yang juga melatih Arema Indonesia ini.
"Materi pemain kita bisa bersaing. Tadi kita menciptakan banyak peluang kok, Arab Saudi juga beberapa kali kesulitan menghadapi serangan-serangan kita dan permainan kita. Walaupun kita bermain tidak seperti dalam tim yang ideal," katanya.
